Seratusan Warga Besuki Ngamuk di Tol Gempol-Surabaya
Jumat, 15 Sep 2006 15:31 WIB
Sidoarjo -
Rumah terendam air lumpur Lapindo, seratusan warga Dusun Besuki, Kecamatan Besuki, Sidoarjo, mengamuk di jalan ruas tol Gempol-Surabaya. Selain merusak kendaraan dan fasilitas jalan, warga juga memblokir jalan tol. Warga marah setelah desanya diterjang air lumpur dari kolam penampungan lumpur. Dengan emosional, mereka kemudian mencabuti pagar pembatas jalan tol Surabaya-Gempol KM 40.200. Warga kemudian menghadang kendaraan yang lewat jalan tol.Pantauan detikcom, Jumat (15/9/2006) pukul 14.30 WIB, seratusan warga sempat memecah kaca sebuah mobil pick up yang tetap melaju saat warga berusaha menghentikannya. Warga juga menurunkan paksa sopir truk pengangkut air minum dalam kemasan.Emosi warga tampaknya sudah di ubun-ubun. Pot-pot bunga yang terbuat dari ban dan berada di jalan tol dipecahkan, kemudian mereka berusaha membakarnya. Sejumlah wartawan yang meliput aksi mereka juga menjadi sasaran. "Nggak usah diliput. Percuma. Jakarta sudah tahu desa mau tenggelam tetapi diam saja," kata seorang warga yang menggunakan sarung sambil membubarkan wartawan.Belasan aparat keamanan juga tidak bisa berbuat banyak melihat amarah warga. Saat warga menghentikan seluruh mobil yang datang dari Surabaya maupun Gempol, polisi hanya melihat dari jauh.Arus lalu lintas di jalan tol macet total. Tidak satu pun kendaraan yang berani masuk ke lokasi demo, karena massa sudah tidak bisa dikendalikan lagi.
(jon/nrl)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































