Ketua Bapilu PDIP:
Mega Masih Layak Jadi Presiden
Jumat, 15 Sep 2006 13:42 WIB
Jakarta - Meski kalah, perolehan suara duet Megawati Soekarnoputri-Hasyim Muzadi dalam Pilpres 2004 lalu dinilai Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) PDIP tidak mengecewakan. Jadi, Mega masih layak dicalonkan lagi tahun 2009 nanti.Perolehan suara yang mencapai 45 juta tahun 2004 lalu, menurut Ketua Bapilu PDIP Tjahjo Kumolo, menunjukkan rakyat masih menginginkan Mega menjadi presiden."Perolehan Ibu Mega itu lebih dari perolehan suara dari PDIP yang hanya 19 juta pemilih. Bu Mega masih menjadi unggulan sebagai calon presiden di pilpres mendatang," kata Tjahjo kepada detikcom di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (15/9/2006).Menurut Tjahjo, dari realitas yang berkembang di masyarakat, nama Megawati masih mendapatkan perhatian positif. Khususnya dari internal PDIP sendiri, baik dari pengurus ranting, cabang maupun dari konstituen."Nama Mbak Mega tidak terpisahkan dari PDIP dan masih cukup populer di masyarakat," ujarnya.Secara resmi PDIP akan menetapkan Mega sebagai calon presiden dalam forum rakernas pada akhir tahun ini. Tjahjo menambahkan, saat ini Bapilu akan lebih berkonsentrasi untuk konsolidasi dan pemantapan karena pilpres sudah dekat.Program yang strategis yang dilakukan saat ini adalah merumuskan program kampanye dan turun ke masyarakat untuk menyerap aspirasi.
(umi/sss)











































