Terdakwa Penembakan Timika Mogok Makan, Sidang Ditunda

Terdakwa Penembakan Timika Mogok Makan, Sidang Ditunda

- detikNews
Jumat, 15 Sep 2006 12:14 WIB
Jakarta - Walk out dari ruang sidang ternyata bukan satu-satunya protes yang dilakukan 6 terdakwa penembakan di Timika. Untuk melengkapi protesnya, mereka menjalankan aksi mogok makan sejak Rabu 13 September. Sidang Jumat (15/9/2006) pun terpaksa ditunda.Selain karena ketidakhadiran terdakwa, sidang ditunda juga karena minimnya jaksa yang hadir."Dari Rabu sampai sekarang mereka mogok makan, itu akan dilakukan hingga keadilan ditegakkan," ujar Damaris Onawame, putri salah satu terdakwa, Pendeta Ishak Onawame.Damaris menyampaikan hal itu kepada wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Gadjah Mada, Jakarta, Jumat.Alasan para terdakwa mogok makan, imbuh Damaris, karena mereka menolak kesaksian FBI dalam kasus ini dan menganggap pengadilan berlaku tidak adil.Meski sudah memasuki hari ketiga, kondisi para terdakwa dipastikan baik-baik saja. "Kami kan kuat!" cetus Damaris sambil mengangkat tangannya seraya memperagakan aksi tokoh kartun Popeye setiap habis makan bayam.Sementara itu JPU Anita Asterida di hadapan majelis hakim yang diketuai Adriani Nurdin mengatakan, dari pihak jaksa ada kendala teknis sehingga sidang harus ditunda. Beberapa jaksa yang seyogianya hadir dalam sidang saat ini harus mengikuti pemusnahan barang bukti di wilayah Bumi Serpong Damai.Sementara kendaraan yang digunakan untuk mengangkut para tahanan dari Bareskrim juga digunakan untuk acara tersebut.Sidang dengan agenda pemeriksaan saksi akan digelar lagi pada 19 September. Rencananya saksi yang akan dihadirkan adalah anggota TNI AD.Terkait kesehatan salah satu terdakwa, Hardi Tsugumol, yang selama ini dirawat di RS Polri karena sakit jantung, dokter sudah mengizinkannya meninggalkan RS meski kondisinya masih lemah. (umi/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads