Evakuasi Gerbong KA Gaya Baru Berlangsung Lebih Cepat 3 Jam
Jumat, 15 Sep 2006 11:18 WIB
Sidoarjo - Proses evakuasi kereta api (KA) Gaya Baru jurusan Surabaya-Jakarta yang terguling di Desa Kedinding, Kecamatan Tarik, Sidoarjo berlangsung lebih cepat 3 jam dari jadwal yang direncanakan. Tepat pukul 08.40 WIB, seluruh gerbong yang malang melintang di sekitar rel berhasil dipinggirkan.Evakuasi pemulihan jalur berlangsung lebih cepat setelah berhasil mendatangkan crane dari Stasiun Solo. "Jalur selatan sudah mulai normal. Hanya, setiap kereta yang lewat harus melambatkan laju kereta hingga 5 km per jam di lokasi kejadian," kata Kahumas Daops VIII Surabaya Sudarsono di kantornya Jalan Gubeng Masjid, Surabaya, Jumat (15/8/2006).Dijelaskan Sudarsono, rel yang rusak saat ini juga sudah diperbaiki. Perbaikan dikebut sejak semalam, agar jalur selatan segera bisa dilalui.Akibat kecelakaan ini, KA Argowilis dari Bandung tujuan Surabaya yang tiba semalam hanya sampai di Stasiun Mojokerto. Penumpang kemudian dipindahkan dengan bus menuju Stasiun Surabaya.Demikian juga pagi ini, sekitar 100 penumpang KA Argowilis yang seharusnya berangkat dari Stasiun Gubeng pukul 06.55 WIB, diangkut menggunakan bus menuju Stasiun Mojokerto.Langkah awal yang ditempuh PT KA, lanjut Sudarsono adalah membuka jalur terlebih dahulu agar lalu lintas kereta api kembali normal. Evakuasi 7 gerbong dilakukan bertahap agar tidak mengganggu lalu lintas. "Sekarang ini diupayakan jalur normal dulu. Selanjutnya, gerbong baru akan dievakuasi," kata Sudarsono.Mengenai penyebab kecelakaan, Sudarsono belum bisa menjelaskan karena masih dalam penelitian. "Memang dari informasi awal, masinis saat melintas melihat kondisi rel tidak normal. Tetapi itu masih perlu diperiksa lebih detail lagi, karena satu jam sebelumnya kereta api BBM melintas dan tidak ada masalah," katanya.
(jon/sss)











































