Jadwal Mundur, Cara Pembelian Panser Bisa Ditinjau Ulang

Jadwal Mundur, Cara Pembelian Panser Bisa Ditinjau Ulang

- detikNews
Jumat, 15 Sep 2006 11:04 WIB
Jakarta - Mundurnya jadwal pemberangkatan pasukan Garuda XXIII-A ke Libanon harus dimanfaatkan secara maksimal. Salah satunya, mengupayakan pembelian panser lewat tender terbuka."Hal itu berarti ada waktu yang cukup untuk tender dan memilih panser yang terbaik dengan harga termurah," kata Wakil Ketua Komisi I DPR, Yusron Ihza, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (15/9/2006).Pengunduran jadwal keberangkatan itu juga bisa dijadikan momentum untuk menyiapkan diri lebih baik. Dengan demikian, misi keberangkatan pasukan Garuda XXIII-A ini berjalan sukses sesuai target yang diharapkan."Kita (Komisi I) mendukung rencana keberangkatan pasukan Garuda ke Libanon karenanya harus disiapkan betul. Kita hanya mempersoalkan teknis seperti pembelian panser," ujar Yusron.Terkait soal informasi mengenai perbedaan harga panser, Yusron meminta hal itu jangan terlalu dipersoalkan. Semua pihak juga tidak perlu khawatir terjadi penyelewengan dana. "Kalau ada dugaan penyelewengan dana, kan ada KPK. Ya tinggal melaporkan saja biar diselidiki," tutur Yusron.Menurut jadwal sebelumnya, pasukan TNI yang dikirim ke Libanon berangkat September ini. Namun karena ada perubahan jadwal di UNIFIL, pasukan dari Indonesia baru berangkat Oktober depan. Pemerintah sudah menegaskan pembelian panser dari Prancis dilakukan G to G sehingga tidak dilakukan tender. (djo/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait