Vatikan: Paus Tidak Bermaksud Menyinggung Muslim
Jumat, 15 Sep 2006 09:49 WIB
Vatikan -
Pidato Paus Benedict XVI menuai kemarahan muslim. Namun pihak Vatikan membantah bahwa Paus telah menyerang Islam dalam pidatonya di sebuah universitas di Jerman pekan ini.Juru bicara Vatikan Federico Lombardi menegaskan, Paus tidak bermaksud menyinggung muslim dengan pernyataannya soal jihad."Paus justru ingin menumbuhkan sikap menghormati dan dialog antara agama dan kultur lain, termasuk Islam, tentu saja," kata Lombardi seperti dikutip kantor berita Italia, ANSA, Jumat (15/9/2006).Ditegaskan Lombardi, kata-kata Paus telah disalahartikan. Menurutnya, Paus justru ingin menekankan penolakannya atas agama sebagai motif kekerasan.Dalam pidatonya, Paus mengutip pernyataan seorang kaisar Kristen ortodoks abad ke-14, Kaisar Manuel II Palaeologus, yang mengatakan, Muhammad cuma membawa hal-hal "jahat dan tidak manusiawi ke dunia seperti perintahnya untuk menyebarkan ajarannya dengan pedang".Menyadari sensitifnya isu ini, Paus dua kali menekankan bahwa dirinya hanya mengutip pernyataan orang lain. Pemimpin tertinggi gereja Katolik itu tidak menyebutkan apakah dirinya setuju atau tidak dengan pendapat itu.Sejumlah figur Islam langsung mengecam keras pidato Paus tersebut. Pejabat keagamaan Turki bahkan mendesak Paus untuk minta maaf. Seorang pemimpin muslim di Mesir juga menyerukan negara-negara untuk memutuskan hubungan dengan Vatikan jika Paus tidak menarik ucapannya.
(ita/nrl)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































