Petugas Tiket Busway Mogok, Penumpang Terpaksa Ngojek
Jumat, 15 Sep 2006 09:38 WIB
Jakarta -
Petugas tiket busway yang mogok ternyata tidak hanya mereka yang bertugas di koridor III Harmoni-Kalideres, Jumat (15/9/2006). Mereka yang berdinas di koridor I (Kota-Blok M) dan koridor II (Harmoni-Pulogadung) setali tiga uang.Karena aksi mogok ini, para calon penumpang busway yang dikejar jam kantor di pagi hari, pun keleleran. Mereka pun terpaksa balik lagi naik jembatan busway yang melelahkan itu, menuju ke pinggir jalan untuk mendapatkan kendaraan reguler. Cynthia adalah salah satu penumpang busway yang kecele. Gara-gara petugas tiket mogok, dia harus mengeluarkan ongkos lebih mahal, yaitu Rp 15 ribu untuk ongkos ojek. Berikut penuturan Cynthia pada detikcom lewat e-mail:Hari ini saya berangkat kerja mau naik busway jurusan Kota. Tiap hari saya selalu naik busway karena kantor saya di Mangga Dua. Tiap pagi saya naik busway dari halte Bundaran HI pukul 05.15 WIB atau busway pertama dari Blok M, karena saya masuk kerja pukul 06.00 atau shift pertama. Tadi pagi saya sudah ke halte yang di HI tetapi haltenya tutup dan tidak ada satu pun petugas di sana atau pengumuman kalau hari ini busway tidak jalan. Dan saya balik lagi lewat jembatan penyeberangan sambil mencari informasi kenapa busway tidak beroperasi.Karena sudah terlambat, saya terpaksa naik ojek dari HI ke Mangga Dua dengan tarif Rp 15 ribu. Yang ingin saya tanyakan kenapa tidak ada penjelasan atau pengumuman sebelumnya dari pihak busway sehingga membuat orang harus mengeluarkan biaya lebih besar lagi. Mohon penjelasannya dari pihak Transjakarta karena saya adalah penumpang tetap Anda.Seorang petugas call center Transjakarta yang dihubungi detikcom pukul 09.15 WIB menuturkan, aksi mogok itu dilakukan oleh petugas tiket semua koridor. Aksi itu mendadak sehingga tidak ada pemberitahuan dulu dan hanya berlangsung sebentar. "Sekarang semuanya sudah beroperasi," katanya.
(nrl/)










































