Bayi Kembar Siam Yessa-Yessi Dioperasi di RSCM
Kamis, 14 Sep 2006 17:28 WIB
Palembang -
Bayi kembar siam anak dari pasangan Muhammad Yunus dan Herdiana yang lahir di Rumah Sakit Moehammad Hoesin Palembang pada 1 September 2006 lalu, akhirnya oleh tim medis diputuskan untuk dioperasi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo (RSCM) Jakarta."Kedua bayi direncanakan diberangkatkan dari Palembang bersama orang tua dan tim medis dari RSMH nanti malam dengan menggunakan pesawat dari maskapai Garuda Indonesia. Garuda menyediakan pesawat kecil jenis bus craft berkapasitas 10 penumpang," kata Dr. Syafrudin Yunus, SpS (K), Direktur Medik dan Keperawatan RSMH, kepada wartawan di Palembang, Kamis (14/9/2006).Bayi kembar siam yang telah berusia dua pekan tersebut akan diterbangkan bersama orang tuanya. Sampai kemarin semua persiapan telah dilakukan dengan matang oleh tim dari rumah sakit terbesar di Sumatera Selatan tersebut.Menurut Syafrudin Yunus, keputusan membawa bayi kembar yang diberi nama Yesa - Yesi tersebut ke RSCM Jakarta untuk menjalani operasi merupakan hasil dari kajian tim yang dipimpin dr M Nazir SpA(K), Kepala Bagian Departemen Anak RSMH. Tim dari RSCM telah melihat langsung kondisi bayi kembar siam yang dempet pada bagian dada dan perut tersebut.Mengenai pembiayaan bagi operasi bayi kembar tersebut, pihak RSMH juga melengkapi kelengkapan administrasi serta surat rujukan dari RSMH ke RSCM serta surat rujukan dari PT Askes cabang Palembang . Menurut Humas RSMH, Chasiana Sanduri, biaya keberangkatan bayi dari Palembang ke Jakarta masuk dalam rujukan PT Askes.Sementara itu kondisi bayi sendiri menurut Syafrudin Yunus, saat ini dalam keadaan stabil. Herdiana, ibu kandung bayi kembar, telah mulai belajar mengurus sendiri kedua bayinya, seperti membersihkan tempat tidur sampai memasang popok bayi. Demikian pula dengan dua selang alat bantu infus yang sebelumnya terpasang kini sudah mulai dilepas.Walaupun kedua bayi masih diletakan di dalam inkubator, namun asupan makanan untuk kedua bayi kembar siam tersebut telah dilakukan secara alami berupa asupan makanan asi dan susu formula yang mencapai 40 cc/ bayi/ 3 jam.
(nrl/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































