Ratusan Puyuh di Klaten Dibakar

Ratusan Puyuh di Klaten Dibakar

- detikNews
Kamis, 14 Sep 2006 16:30 WIB
Klaten - Ratusan ternak puyuh di Krakitan, Bayat, Klaten, dimusnuahkan dengan cara dibakar. Sebelumnya diketahui ada puluhan puyuh yang mati mendadak. Diduga kematian itu akibat serangan virus H5N1, penyebab flu burung. Puluhan ternak yang mati dalam beberapa hari terakhir itu adalah milik Mardiyanto di Dusun Drajeg, Krakitan. Karena melihat banyaknya ternak yang mati dengan gejala sakit yang sama, Mardiyanto segera melaporkan kejadian itu ke Dinas Peternakan Kabupaten Klaten. Petugas yang turun ke lapangan, Kamis (14/9/2006) segera mengumpulkan data, salah satunya dengan mengambil sampel darah dan lendir dari puyuh yang masih hidup. Beberapa kali tes dilakukan hasilnya meragukan, sehingga tidak tertutup kemungkinan atau kecenderungan terjangkit virus mematikan itu. Akhirnya petugas memutuskan untuk mengirim sampel yang telah diambil ke laboratorium khusus di Yogyakarta, dengan harapan mendapatkan hasil yang akurat. Hasil itu sendiri baru akan diketahui dalam beberapa hari mendatang. Namun demikian petugas juga memutuskan melakukan depopulasi. Tidak kurang dari tiga ratus puyuh milik Mardiyanyo dimusnahkan dengan cara dibakar. Tidak seluruh puyuh milik Mardiyanto dihabisi, ratusan ekor lainnya tetap dibiarkan, sedangkan kandangnya disterilisasi melalui penyemprotan cairan disinfektan. Beberapa tempat peternakan lainnya di Klaten dilakukan penyuntikan vaksin imunisasi. Langkah tersebut dilakukan dengan tujuan menangkal penyebaran flu burung yang mungkin akan kembali merebak di musim penghujan nanti. Sejauh ini Klaten memang dinyatakan sebagai salah satu daerah endemis flu burung. (nrl/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads