Pilot Tolak Lepas Sepatu, Penerbangan Tertunda

Pilot Tolak Lepas Sepatu, Penerbangan Tertunda

- detikNews
Kamis, 14 Sep 2006 16:03 WIB
Sydney - Dua pilot Qantas menolak melepas sepatu mereka saat pemeriksaan keamanan di bandara Manila, Filipina. Buntutnya, kedua pilot maskapai penerbangan Australia itu dinonaktifkan sembari menunggu investigasi atas masalah tersebut.General manajer Qantas Airways, John Borghetti, mengatakan, tindakan sepatutnya akan diambil terhadap dua pilot itu setelah investigasi yang dilakukan Qantas selesai."Jika Perdana Menteri, Menteri Keuangan dan pejabat eksekutif Qantas serta saya sendiri mau melepas sepatu di tempat pemeriksaan keamanan, maka pilot-pilot kami juga harus begitu," kata Borghetti seperti dikutip harian Australia, Sydney Morning Herald, Kamis (14/9/2006)."Semua masalah keamanan ditanggapi dengan sangat serius di Qantas dan masalah ini sedang dalam penyelidikan penuh," tandasnya.Gara-gara kedua pilot tersebut bersikeras menolak melepas sepatu mereka, sebuah penerbangan Qantas harus tertunda sejam lebih di Manila pada Selasa 12 September malam waktu setempat.Octavio Lina, manajer operasional di Bandara Internasional Ninoy Aquino, Manila, mengatakan, pemeriksaan sepatu di area inspeksi akhir tersebut merupakan bagian dari langkah-langkah pengamanan yang diperketat untuk mencegah serangan teroris.Dikatakan Lina, kedua pilot Australia itu sempat berdebat dengan para petugas keamanan bandara di area pemeriksaan. Namun akhirnya, keduanya setuju melepas sepatu mereka untuk pemeriksaan keamanan. Baru setelah itu, pesawat bertujuan Sydney dengan 200 penumpang bisa lepas landas 70 menit lebih lama dari jadwal.Bandara-bandara Filipina telah memperketat pengamanan sejak sebulan terakhir, menyusul terbongkarnya plot pengeboman pesawat-pesawat dari Inggris ke AS. (ita/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads