Beban Studi Tinggi, Madrasah Aliyah Siapkan Sistem SKS
Kamis, 14 Sep 2006 14:31 WIB
Jakarta - Kurikulum nasional dinilai membebani siswa dengan belasan pelajaran. Depag menyiapkan sistem SKS untuk mengurangi beban belajar siswa madrasah aliyah (MA)."Dengan sistem SKS, setiap anak belajar sesuai cita-citanya," ujar Dirjen Pendidikan Islam Depag, Jahja Umar, di kantor Depag, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (14/9/2006).Menurut Jahja, kurikulum yang ada membebani siswa MA dengan 17 mata pelajaran. Pelajaran ini belum tentu cocok dengan minat dan bakat siswa. "Yang mau kuliah Kedokteran nggak usah banyak belajar Sosiologi. Yang mau kuliah Dakwah nggak usah banyak belajar Fisika," ujar dia.Jahja menambahkan, Depag kini akan menyusun konsep dan persyaratannya agar sistem SKS ini bisa diterapkan secepatnya. Namun Depag tidak akan memaksakan konsep ini. "Kita tawarkan yang mau dan memenuhi syarat kita berikan anggaran dan kita bina," ujarnya.Sebagai gambaran, Depag akan mengacu pada sistem pendidkan AS, Inggris, Australia dan Malaysia. Depag pun akan bekerjasama dengan perguruan tinggi untuk mengembangkan sistem SKS dan menampung lulusan MA ini nantinya.
(san/nrl)











































