Giliran Anggota BK Studi Banding ke Afrika Selatan & AS
Kamis, 14 Sep 2006 13:33 WIB
Jakarta - Kritikan dan kecaman kelihatannya hanya menjadi angin lalu bagi anggota DPR yang akan keluar negeri. Buktinya, alat kelengkapan DPR masih berlomba studi banding keluar negeri. Kali ini yang akan 'melancong' adalah Badan Kehormatan (BK) DPR. Mereka akan studi banding ke Afrika Selatan dan Amerika Serikat."Kita perlu studi banding untuk mengetahui sistem badan kehormatan yang ada di kedua negara tersebut karena mereka lebih maju soal bagaimana mengurus badan kehormatan terkait etika anggota parlemen," kata anggota BK DPR Darus Agap kepada detikcom di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (14/9/2006).Menurut Darus, untuk rombongan anggota BK DPR ini akan dibagi menjadi dua yaitu 7 orang ke Afrika Selatan yang direncanakan akan berangkat Jumat 15 September dan 6 orang yang akan ke Amerika Serikat yang direncakan berangkat pada Sabtu 16 September.Rombongan ke Afrika Selatan akan dipimpin langsung oleh Ketua BK Slamet Effendy Yusuf (Golkar) dengan anggota Yunus Yosfiah (PPP), Budi Harsono (Golkar), Saleh Djasid (Golkar), Suratal (PDIP), Imam Syuja' (PAN) dan Abi Zubaidi (PKS).Sementara rombongan ke Amerika Serikat akan dipimpin Wakil Ketua BK Gayus Lumbuun (PDIP) dengan anggota Darus Agab (FBPD), Markus Silano (Partai Demokrat), Zainal Abidin Husein (PBR), Tiurlan H (PDS) dan Ahmad Rawi (PKB).Masing-masing rombongan akan melakukan kunjungan selama 7 hari termasuk perjalanan. Menurut Darus, studi banding dianggap penting karena dialog dan tatap muka terkait pengurusan BK di masing-masing negara sangat diperlukan."Tidak bisa hanya dengan surat menyurat atau telepon atau membaca literatur. Tapi kita butuh dialog untuk mengurus BK," ujar dia.Terkait biaya harian dan tiket, Darus mengaku belum mengetahuinya, seperti uang saku dan uang lainnya yang diberikan kepada masing-masing anggota. Namun untuk reservasi tiket semuanya sudah selesai.
(san/nrl)











































