Hindari Banjir Lahar Merapi, Kali Gendol Dibersihkan

Hindari Banjir Lahar Merapi, Kali Gendol Dibersihkan

- detikNews
Rabu, 13 Sep 2006 19:49 WIB
Yogyakarta - Musim penghujan tidak lama lagi akan tiba. Warga Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman mulai membersihkan alur Kali Gendol agar tidak terkena terjangan banjir lahar dingin dari Merapi. Pembersihan di sepanjang alur Sungai Gendol hari ini Rabu (13/9/2006) dilakukan di Desa Argomulyo, Kecamatan Cangkringan. Berbagai tanaman terutama pohon Sengon yang tumbuh di tengah sungai sebagian ditebang."Pohon di Kali Gendol sepanjang 2 kilometer kita bersihkan agar tidak menghambat bila material vulkanik Merapi turun ke bawah saat musim penghujan nanti," kata Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Alam Dinas Pengairan, Pertambangan dan Penanggulangan Bencana Alam Kabupaten Sleman, Widi Sutikno kepada wartawan di Desa Argomulyo, Cangkringan, Rabu (13/9/2006).Dia mengatakan pasca erupsi Merapi 16 Juni lalu, material vulkanik yang ada di Kali Gendol mencapai belasan juta meter kubik. Demikian pula material yang ada di Kaliadem dikhawatirkan akan masuk ke Kali Opak bila musim hujan turun. Agar aman, aliran sungai saat ini perlu dibersihkan. "Meski di bawah sudah ada dam-dam penahan, tetapi bila tidak segera dibersihkan pasti akan menghambat," katanya.Selain Kali Gendol, dua sungai lainnya yakni Boyong dan Opak saat ini juga terus dipantau. Sebab ketiga sungai yang berhulu di Merapi sudah dipenuhi material saat gunung aktif mengeluarkan material. Oleh karena itu, warga yang tinggal di sepanjang sungai tersebut perlu diberi informasi yang jelas mengenai ancaman bahaya lahar dingin."Selain membersihkan, Warga di Kecamatan Cangkringan, Pakem dan Ngemplak semua kita beri pelatihan untuk mengamankan dari bahaya tersebut hingga akhir bulan ini," kata dia. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads