"Alhamdulillah Pemkot Semarang mendapat opini WTP yang ketujuh kali berturut-turut. Dan hasil ini sekaligus menjadi cambuk, pembelajaran serta acuan LKPD tahun 2023," ungkap Hevearita dalam keterangan tertulis, Selasa (30/5/2023).
Wanita yang akrab disapa Mbak Ita ini pun mengatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti rekomendasi BPK ini dalam waktu 60 hari ke depan. Ke depan, pihaknya juga akan terus meminta arahan dari BPK sebagai penyempurnaan LKPD tahun 2023.
Selain itu, Mbak Ita mengatakan Pemkot Semarang akan memastikan untuk menjalankan percepatan pembangunan dengan tetap taat pada peraturan yang ada.
"Ini semua merupakan upaya kami agar selalu sesuai dengan peraturan atau regulasi yang ada. Ini semua milik rakyat yang harus kembali dan diaudit untuk rakyat," tegas Mbak Ita.
Mbak Ita pun berharap agar jajaran OPD di lingkungan Pemerintah Kota Semarang dapat kembali meraih opini WTP dengan nol rekomendasi.
Sementara itu, Hari Wiwoho mengatakan pihaknya telah melakukan pengujian pada pengendalian, substantif dan transaksi saldo laporan keuangan Pemerintah Kota Semarang.
Ia menyebut pengujian ini rutin dilakukan untuk mengetahui tingkat kewajaran pelaporan, kepatuhan terhadap peraturan, kecukupan informasi serta sistem pengendalian internal yang dilakukan setiap pemerintah daerah. (akn/ega)











































