Egi Iri pada Republik BBM

Egi Iri pada Republik BBM

- detikNews
Rabu, 13 Sep 2006 16:19 WIB
Jakarta - Gara-gara isu mobil Jaguar, Egi Sudjana kini harus berurusan dengan pengadilan. Pria yang berprofesi sebagai pengacara ini pun iri dengan Effendi Ghazali yang membidani Republik BBM yang dinilai berhasil menyentil pemerintah tanpa terkena pasal penghinaan presiden.Hal itu disampaikan Egi kepada Effendi dalam sidang uji materi UU KUHP di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (13/9/2006). Effendi hadir dalam persidangan sebagai ahli yang dihadirkan Egi."Banyak parodi politik yang disampaikan Republik BBM lebih menghina, kenapa tidak pernah dipermasalahkan," kata Egi dalam persidangan.Egi menilai telah terjadi suatu multiintrepretasi komunikasi politik dalam kasus yang sama. "Kenapa pasal itu (pasal penghinaan presiden) hanya dikenakan pada saya. Tidak pada Anda (Effendi)," ujar dia kepada Effendi sambil disambut tawa seisi ruang sidang. Mendengar pertanyaan itu, mantan penasihat presiden Republik BBM ini langsung menyanggahnya. Menurut dia, tayangan yang diasuhnya itu telah cukup adil dalam penyajiannya."Republik BBM itu tidak hanya menghina, tapi juga pernah membela. Seperti pada saat kasus Jaguar ini. Pada saat itu saya tanya soal isu Jaguar kepada Presiden Taufik Savalas. Dia pun menyatakan itu tidak benar. Itu hanya omongan Egi Sudjana," papar Effendi.Effendi menjelaskan, tayangan Republik BBM itu juga telah memberikan ruang kepada publik untuk menyampaikan keluhannya secara langsung. "Jadi itu kan tergantung nasib," tandas Effendi sambil disambut gelak tawa. Gerr!! (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads