Salat Beralaskan Tanah Gegerkan Sidoarjo
Rabu, 13 Sep 2006 15:05 WIB
Sidoarjo - Warga Sidoarjo digegerkan adanya Jamaah Darul Quran yang berada di Ponpes Asy-Syafiiyah di Dusun Tambakrejo, Desa Wadung Asri, Kecamatan Waru. Warga baru mengetahui bila ada sebuah pondok yang mengajarkan santrinya untuk menjalankan salat di atas tanah, tanpa alas apa pun.Jamaah pimpinan Syeh Mahrus Ali (52) ini mengharamkan salat selain di atas tanah langsung. Ciri-ciri lainnya, jamaah ini juga salat dengan mengenakan sandal ataupun sepatu.Informasi yang dikumpulkan detikcom, Kamis (13/9/2006), Jamaah Darul Quran pimpinan Syeh Mahrus Ali merupakan sempalan santri di Ponpes Asy-Syafiiyah pimpinan KH Hasyim Hambali.Syeh Mahrus Ali merupakan warga Gresik. Ia kemudian menikah dengan adik KH Hasyim Hambali dan dikaruniai 17 anak, lima di antaranya meninggal dunia.Syeh Mahrus Ali mulai menjalankan salat di atas tanah ini sejak 4 tahun lalu, setelah melakukan pencarian dan menemukan risalah hadits dan riwayat sejumlah sahabat nabi yang tidak menemukan fakta bahwa Nabi Muhammad tidak pernah salat selain di atas tanah langsung.Hingga saat ini, jumlah santri Jamaah Darul Quran di ponpes tersebut ada 40 orang. Selain mempunyai jamaah di Sidoarjo, mereka juga mempunyai jamaah yang tersebar di Surabaya, Bali dan Medan. Khusus untuk Surabaya diperkirakan ada 40 orang jamaah.Jamaah Darul Quran saat ini tengah membangun masjid dengan ukuran 18 x 20 meter. Pembangunan masjid ini juga beralaskan tanah, tidak ada alas lain. Sebagian jamaah sudah melakukan salat di masjid tersebut.
(jon/)











































