Eks Figur JI: Serangan Teror Mungkin Terjadi Tahun Ini
Selasa, 12 Sep 2006 16:11 WIB
Jakarta - Seorang eks figur kelompok radikal Jamaah Islamiyah (JI) mengingatkan, serangan teroris kemungkinan terjadi lagi pada tahun ini.Peringatan itu disampaikan Nasir Abbas, yang pernah mengelola JI cabang Filipina kepada Australian Broadcasting Corporation (ABC) seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (12/9/2006). Tidak disebutkan di mana serangan itu akan dilancarkan.Menurut pria itu, kelompok JI yang disebut-sebut terkait jaringan al Qaeda, bertujuan untuk melancarkan serangan setiap tahun.Dikatakan Abbas, teroris yang paling diburu Indonesia, Noordin Mohammad Top telah memerintahkan para pengikutnya untuk melancarkan serangan setiap tahun."Noordin telah mengatakan kepada para pengikutnya bahwa dia akan melancarkan operasi sedikitnya sekali setahun," kata Abbas. Serangan itu, ujarnya, bisa dalam bentuk bom mobil atau bom ransel.Abbas ditangkap pada tahun 2003 dan menjalani hukuman penjara 10 bulan atas pelanggaran imigrasi di Indonesia. Abbas adalah saudara ipar Muklas, anggota senior JI yang divonis mati atas perannya dalam serangan bom Bali tahun 2002.Dikatakan Abbas, dirinya telah bekerja sama dengan kepolisian dan karena itu JI menudingnya sebagai pengkhianat. Menurut Abbas, JI saat ini lebih lemah dari sebelumnya. "Namun mereka bisa terus bergerak karena mereka tahu ini kewajiban mereka," imbuhnya.
(ita/)











































