Musim Hujan, 856 Ribu Hektar Lahan di Jawa Rawan Longsor
Selasa, 12 Sep 2006 13:10 WIB
Jakarta -
Pada musim hujan pada Oktober 2006 hingga Januari 2007, pemerintah mengindikasikan 856.815 hektar daerah rawan bencana di Pulau Jawa-Madura.Demikian disampaikan Menteri Kehutanan MS Kaban usai bertemu Wapres Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (12/9/2006)."Kalau hujan lebat selama 2 sampai 3 jam, potensi longsor dan banjirnya sangat tinggi," ujar Kaban yang menemui Wapres untuk meminta Wapres menghadiri Kongres Kehutanan ke-4 pada 13 September di Jakarta.Menurutnya, 856.815 hektar daerah rawan bencana itu meliputi 5.073 desa, 69 kabupaten/kota dan 536.350 kepala keluarga.Ditambahkan dia, indikasi adanya bencana tanah longsor dan banjir di sepanjang Pulau Jawa dan Madura akibat hutan yang gundul di daerah tersebut. "Hutan di Jawa tinggal 16 persen saja, dari 16 persen itu tutupan hutan hanya 67 persen," jelas Menhut.Alternatif untuk mengantisipasi banjir dan longsor, menurut Kaban, kawasan hutan milik pemerintah dan masyarakat harus dilakukan penghijauan dan juga harus dibuat tanggul-tanggul. "Itu harus dikoordinasikan dengan Mendagri dan Bakornas. Bupati dan Gubernur harus mendukung itu," tegasnya.Sementara untuk di luar Jawa, potensi bencana menurut Kaban, saat ini sedang dilakukan survei di Sulawesi seperti Manado dan Gorontalo.
(san/nrl)










































