TNI Minta Tak Dikaitkan dengan Senjata Tol Kapuk
Selasa, 12 Sep 2006 11:29 WIB
Jakarta -
Banyak pihak menduga TNI terlibat penemuan senjata dan amunisi di pinggir Tol Kapuk beberapa waktu lalu. Namun TNI tidak terima. Temuan itu diminta tidak dikaitkan dengan TNI dan kasus Alm Brigjen TNI Koesmayadi.TNI juga meminta agar penyelidikan penemuan senjata itu diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian."Saya harap penemuan senjata tersebut jangan dikait-kaitkan dengan TNI. Itu sekarang sedang diselidiki Polri. Kita percayakan sepenuhnya Polri untuk menyelidiki itu," tegas Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Laksamana Muda Sunarto Sjoekronoputro.Sunarto menyampaikan, hal itu usai penutupan latihan pratugas Satgas Yon Mekanis TNI ke Libanon dan Kompi Zeni TNI ke Kongo di Markas Divisi Infanteri I Kostrad, Cilodong, Jawa Barat, Selasa (12/9/2006).Sunarto juga mengatakan, meski senjata yang ditemukan di Tol Kapuk merupakan senjata yang biasa digunakan TNI dan Polri, tetapi tidak ada alasan untuk mengaitkannya dengan senjata milik TNI maupun kasus penemuan senjata Koesmayadi.Sunarto juga menambahkan di lingkungan TNI sendiri hingga kini tidak ada laporan tentang kehilangan atau pencurian senjata dan amunisi. Karena setiap hari, baik pagi maupun sore, di setiap gudang senjata dilakukan apel pemeriksaan sehingga kecil kemungkinan adanya senjata dan amunisi yang hilang.Sunarto sendiri tidak bisa menduga asal senjata itu, karena peredaran senjata bisa dari mana saja, terutama di daerah konflik. Namun begitu guna penyelidikan penemuan senjata ini, TNI siapmembantu memberikan informasi dan data intelijen."Kita biasa memberikan informasi ke Polri, diminta atau tidak dalam berbagai hal bukan hanya senjata saja, kita selalu koordinasi," tegas Sunarto.
(umi/san)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































