SBY Kobarkan Perang Terhadap Mafia Penjarah Hutan

Setelah Adelin Ditangkap

SBY Kobarkan Perang Terhadap Mafia Penjarah Hutan

- detikNews
Selasa, 12 Sep 2006 07:15 WIB
Helsinki - Setelah pembalak liar Adelin Lis berhasil dibekuk, Presiden SBY kian mengobarkan perang terhadap mafia peenjarah hutan. "Tidak adil kalau yang dijerat hanya pelaku di lapangan, sementara cukongnya, otak dan arsiteknya yang mendapat ratusan triliun aman dan tidak tersentuh sama sekali oleh hukum," tandas SBY. Sikap SBY tersebut, sebagaimana dilaporkan koresponden detikcom di Finlandia, Muhamad Rumi, dilontarkan di depan pers Indonesia di Kedubes RI di Helsinki, Filandia, Senin (11/9) malam atau Selasa (12/9) dini hari waktu Jakarta. SBY juga menghargai usaha polisi dalam menangkap Adelin Lis. SBY pun lantas mengibarkan bendera perang terhadap mafia penjarah hutan Indonesia. Menurut SBY, polisi harus terus memburu para penjarah hutan yang masih banyak jumlahnya. "Tidak adil kalau yang dijerat hanya yang kecil-kecil di lapangan. Bongkar terus sampai ke mana pun. Sebab kita sudah berkomitmen untuk menghentikan illegal logging ini. Siapa pun yang terlibat, harus mendapatkan hukuman," tandas SBY."Tindak tegas, adili, kembalikan kekayaan negara, dan polisi harus membongkar jaringannya sampai ke mana pun," kata SBY. "Kita sudah dirugikan banyak sekali. Lingkungan kita rusak, kekayaan kita dirampok. Mereka memperoleh keuntungan yang tidak sedikit, sampai triliunan," tambah SBY. "Sungguh tidak tidak adil bila hutan (kayu) Indonesia mereka curi, lingkungan kita dirusak, secara ekonomi kita dirugikan, dan rakyat Indonesia menjadi korban, sementara hasil curian itu masuk ke negara tertentu, menjadi furniture dengan nilai jual yang sangat tinggi dan mereka mendapatkan keuntungan yang berlipat ganda," kata SBY. (bdi/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads