Lapindo Siapkan US$ 70 Juta
Senin, 11 Sep 2006 22:08 WIB
Jakarta - Tim Nasional Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (Timnas Lumpur), resmi dibentuk. Namun, pihak Lapindo Brantas Inc tetap bertanggungjawab penuh atas proses penanganan dan penanggulangan semburan liar lumpur panas."Insya Allah, sampai saat ini semua biaya kita yang tanggung," kata General Manager (GM) Lapindo Imam Agustino di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (11/9/2006). Penegasan itu menjawab pertanyaan wartawan yang mencegatnya usai rapat penanganan lumpur Lapindo. Rapat yang dipimpin Wapres Jusuf Kalla ini diikuti Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menteri PU Djoko Kirmanto, Menteri ESDM Purnomo Yosgiantoro, Gubernur Jatim Imam Utomo dan Bupati Sidoarjo Win Hendarso.Sampai Desember tahun ini, pihaknya menganggarkan dana sebesar US$ 70 juta. Namun, itu belum temasuk biaya untuk mengganti klaim kerugian yang diajukan PLN, PT KA dan Jasa Marga, karena nilainya bisa terus bertambah.Diharapkan semua dana pengganti itu bisa diperoleh dari klaim asuransi yang berusaha diajukan Lapindo. Tapi hingga kini belum ada kabar mengenai hasilnya. "Kita masih berusaha ajukan claim. Sampai saat ini belum ada kabarnya, angkanya (nilai pertanggungan) bertahap," ujar Imam.Imam memaparkan, selama tiga bulan ini PT Lapindo Brantas telah mengeluarkan dana sebesar US$ 35 sampai 40 juta. Yakni untuk membiayai tim yang menangani upaya penutupan lubang semburan lumpur, pembuatan tanggul dan penyelamatan warga.
(fay/)










































