Tewas Dibom, Gubernur Afghan Dibom Lagi Saat Dimakamkan
Senin, 11 Sep 2006 19:39 WIB
Paktia - Tragedi terus mengiringi Hakim Taniwal hingga liang lahat. Gubernur Provinsi Paktia, Afghanistan, ini tewas karena dibom. Saat hendak dimakamkan, ledakan keras mengguncang. Lima orang terkapar.Taniwal tewas sesaat setelah keluar dari kantornya pada Minggu 10 September 2006. Pelaku bom bunuh diri sengaja menunggu di luar gerbang kantor gubernur. Begitu Taniwal lewat, buumm!!! Pelaku meledakkan dirinya.Sehari kemudian Taniwal hendak dimakamkan. Namun seperti dilaporkan koresponden AFP, Senin (11/9/2006), ledakan dahsyat mengguncang, persis ketika Taniwal hendak dikuburkan.Ledakan itu juga merupakan bom bunuh diri yang terjadi di lokasi pemakaman di Desa Hisarak. Akibatnya, empat polisi dan seorang warga sipil terkapar di tanah. Belum diketahui apakah mereka tewas atau tidak.Sejumlah menteri Afghanistan dilaporkan turut menghadiri pemakaman Taniwal. Namun belum ada kepastian mengenai kondisi mereka.Gerakan Taliban mengklaim bertanggung jawab atas aksi bom bunuh diri yang menewaskan Taniwal. Taniwal merupakan profesor sosiologi yang menghabiskan waktunya 20 tahun di Melbourne, Australia.Pria berusia 60 tahun ini kembali ke Afghanistan setelah Taliban dihantam AS dan sekutunya bersama-sama dengan pasukan Afghanistan. Taniwal juga pernah menjabat sebagai menteri di era pemerintahan Hamid Karzai dan menjadi gubernur Provinsi Khost, sebelum akhirnya menjabat gubernur Paktia.
(sss/)











































