Mendiknas Resmikan ISI Surakarta

Mendiknas Resmikan ISI Surakarta

- detikNews
Senin, 11 Sep 2006 18:21 WIB
Solo - Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Surakarta resmi ditingkatkan statusnya menjadi Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. Peningkatan status didasarkan pada keberadaannya di salah satu kota pusat budaya dan kualitasnya yang dianggap telah memadai. Peresmian perubahan status itu secara resmi dilakukan oleh Mendiknas Bambang Sudibyo di Pendopo Ageng STSI Surakarta, Senin (11/9/2006) sore. Dasar hukum peresmian ISI Surakarta adalah Peraturan Presiden No 77 Tahun 2006 dan Kep Mendiknas No 150/MPN/A-4/KP/06. Dalam sambutannya Bambang Sudibyo mengatakan, di Indonesia saat ini terdapat tiga ISI yaitu di Yogyakarta, Denpasar dan, Solo. Alasan peningkatan status itu adalah karena perguruan tinggi seni itu berada di tengah kelompok masyarakat yang memiliki apresiasi yang tinggi terhadap seni dan budaya. Konsekuensi dari peningkatan status, lanjutnya, adalah peningkatan kualitas pendidikan dan lulusannya. Diharapkan ketiga ISI itu akan mampu menjadi representasi Indonesia dalam mencetak seniman yang dapat diperhitungkan di dunia internasional. Pada kesempatan itu Mendiknas menetapkan Prof Dr Soetarno, Ketua STSI Surakarta, menjadi Pejabat Rektor ISI Surakarta hingga terpilih rektor ISI Surakarta definitif yang akan dipilih oleh senat ISI Surakarta secepatnya. Sementara itu Soetarno mengatakan, dengan peningkatan status tersebut ISI Surakarta akan segera membuka empat program studi (prodi) lagi untuk melengkapi sepuluh prodi yang telah ada. Empat prodi yang direncanakan adalah desain, teater, fotografi dan penciptaan karawitan. (nrl/)


Berita Terkait