Ajudan Hendarman Sempat Bogem Pelempar Telur
Senin, 11 Sep 2006 16:19 WIB
Jakarta - Laiknya bodyguard dalam film-film Hollywood, ajudan Jampidsus Hendarman Supandji pun cepat bereaksi saat sang bos diserang 'musuh'. Tindakan serangan balik segera dilancarkan guna melindungi atasannya.Sang ajudan yang enggan disebutkan namanya itu bercerita bahwa dia langsung melayangkan sebuah bogem mentah pada pelaku pelempar telur. Alhasil 3 jari pada kepalan tangannya pun terluka karena tergores gigi pelaku.Peristiwa pelemparan telur ini terjadi saat rapat kerja antara Komisi III DPR dan Kejaksaan Agung yang digelar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/9/2006).Ajudan ini mengisahkan detik-detik menjelang peristiwa pelemparan telur terjadi. Menurutnya, saat itu rapat kerja diskorsing sekitar pukul 13.25 WIB . Hendarman pun langsung beranjak menuju ke kamar mandi disertai sejumlah koleganya di kejaksaan.Sebelumnya sang ajudan melihat seorang pria berjongkok menempel pada tembok ruang Komisi III. "Saat Bapak keluar dari kamar mandi -- kira-kira baru 2 meter -- pria itu langsung berdiri dan melemparkan sebutir telur," ujar ajudan itu.Lengan dan dada Hendarman terkena lemparan telur. Pejabat kejaksaan lainnya yakni Jamintel Muchtar Arifin juga terkena cipratan telur di celananya.Hingga akhirnya polisi mengamankan pelaku pelemparan telur yang mengaku berasal dari Gerakan Mahasiswa Anti Manipulasi (Geram) BUMN itu. Pelaku diketahui bernama Fariz, mahasiswa FISIP Universitas Jayabaya. Dia kini telah digelandang ke Polda Metro Jaya beserta beberapa butir telur yang tersisa sebagai barang bukti.Sementara itu, rapat kerja Komisi III dengan Kejaksaan Agung yang telah dibuka lagi, kembali diskorsing karena menunggu kehadiran mantan Kajati DKI Rusdi Taher untuk mengklarifikasi pernyataannya yang menyatakan kejaksaan telah mengintervensi mengambil alih kasus-kasus yang ditangani Kejati DKI. Oleh Ketua Komisi III Trimedya Panjaitan yang juga ketua sidang, rapat kerja direncanakan diskors hingga pukul 19.30 WIB.
(ndr/)











































