RMS Bereaksi Mengecam

Dubes J.E Habibie (4)

RMS Bereaksi Mengecam

- detikNews
Senin, 11 Sep 2006 15:09 WIB
Den Haag - Pernyataan Dubes J.E Habibie mengundang reaksi keras dari RMS. Mereka menilai itu tidak pantas dan menyalahi kepatutan.Wawancara Dubes RI untuk Belanda Junus Effendy (J.E) Habibie dengan televisi Netwerk memantik kontroversi dan reaksi keras dari pihak RMS.Netwerk sebelumnya menunjukkan bahan siap siar kepada jurubicara RMS John Wattilete dan sejarawan Maluku Wim Manuhutu untuk meminta pendapat mereka. Pendapat kedua tokoh itu lalu dirangkai sebagai penutup siaran wawancara.Berikut ini lanjutan petikan wawancara Dubes dengan Netwerk yang disiarkan Kamis jam 19.30 atau Jumat (8/9/2006) jam 00.30 WIB dinihari. Narasi disajikan dalam tanda kurung.Ini melecehkan?John Wattilette, "Ini tidak pantas. Ini menyalahi kepatutan."Wim Manuhutu, "Saya melihat itu menunjukkan bahwa dia pada beberapa hal kurang mendapat informasi," Masyarakat Maluku di Belanda tidak berintegrasi, hidup susah dan tidak sukses. Dubes baru tidak basa-basi, blak-blakan?Wim Manuhutu, "Klop. Dia berbicara jernih dan jelas, tapi sayang tidak sesuai dengan kenyataan. Sebab sebagian penting masyarakat Maluku di Belanda sukses di masyarakat. Mereka juga masih tetap terlibat intensif dengan apa yang terjadi di Maluku. Saya kira apa yang dia katakan itu setidaknya sepihak."John Wattilette, "Itu mempolarisasi. Saya kira sebagai seorang Dubes, yang nantinya juga berurusan dengan masyarakat Maluku di Belanda, tidak sepantasnya melontarkan pernyataan seperti itu sebelum memulai bertugas. Padahal dengan para dubes sebelumnya telah berlangsung dialog konservatif yang baik."Dia juga mengatakan, bahwa selama konflik di Maluku, masyarakat Maluku di sini tidak berbuat apa-apa. Mereka makan enak dan tidur nyenyak, selebihnya tidak berbuat apa-apa. Wim Manuhutu, "Saya kira pernyataan itu akan direspon sangat negatif oleh kalangan luas masyarakat Maluku di Belanda, sebab banyak dari mereka yang dengan berbagai cara ikut berbuat ketika terjadi masalah di Maluku. Mereka mengumpulkan dana, juga menggelar aksi lokal dari anak-anak sampai lansia. Mereka mengirim barang dan uang, yang bisa digunakan untuk mendapatkan makanan, untuk pindah dan memulai kehidupan baru. Pernyataan ini tidak sesuai dengan kenyataan seperti dia ingin menunjukkan apa yang telah dia perbuat untuk Maluku." Dan begitu menyakitkanWim Manuhutu, "Ya! Tak diragukan lagi."(Setelah pernyataan ini) Masihkah ada mitra dialog berharga untuk Anda?John Wattilette, "Itu masih harus dibuktikan nanti. Saya saat ini tidak bisa mengatakan."Tapi Anda telah demikian dihinaJohn Wattilette, "Ok, tapi dari pernyataan itu dia bisa menjelaskan lebih jauh lagi dan kami akan menjelaskan apa pendapat kami mengenai pernyataannya itu."Jika dia tidak bersedia menarik kembali pernyataannya?John Wattilette, "Kita akan lihat apa yang akan terjadi."(Habibie telah membangkitkan kemarahan dengan pernyataannya. Namun masyarakat Maluku di Belanda masih belum menutup pintu)Wim Manuhutu, "Saya berharap bisa berdialog secara terbuka dengan dia untuk meyakinkan dia atas kekeliruannya tentang beberapa hal seperti dia sampaikan dalam wawancara." [HABIS] (es/)


Berita Terkait