Insiden Lempar Telur di DPR, Pamdal Dipersalahkan
Senin, 11 Sep 2006 14:53 WIB
Jakarta - Insiden pelemparan telur yang menimpa Jampidsus Hendarman Supandji membuat petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) DPR dipersalahkan. Pamdal dinilai bertanggung jawab atas lemahnya pengamanan yang membuat insiden itu terjadi.Bahkan Sekjen DPR Faisal Djamal diminta mundur jika tidak mampu menjalankan tugasnya terkait pengamanan di Gedung DPR."Kalau begini cara pengamanan, kasihan tamu parlemen. Pamdalnya bagaimana ini. Sekjen kalau tidak mampu lebih baik berhenti," ujar anggota DPR Ali Mochtar Ngabalin kepada detikcom di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/9/2006).Sementara anggota Komisi III dari Fraksi PAN Arbab Pabroeka memandang perlu ada evaluasi terhadap Sekjen DPR terkait kinerja pengamanan. "Seharusnya ini tidak perlu terjadi di gedung dewan. Apalagi Hendarman ini getol membawa pelaku korupsi ke pengadilan," ujar dia.Wakil Ketua Komisi III DPR Azis Syamsuddin mendesak Pamdal meningkatkan kinerja pengamanannya. Dia berharap pihak-pihak yang ingin menyampaikan aspirasi dilakukan dengan cara-cara yang wajar."Ini perbuatan yang sangat tidak terpuji, karena itu pengamanan harus ditingkatkan. Pamdal dalam hal ini bukan dipersalahkan, tapi harus ditingkatkan pengamanannya," tandas Azis.
(san/sss)











































