Polda Sulteng Selidiki Ledakan Bom yang Tewaskan Neli Saliango
Minggu, 10 Sep 2006 10:51 WIB
Poso - Ledakan bom kembali mengguncang Poso pada Sabtu 9 September 2006 pukul 20.25 Wita. Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) masih melakukan penyelidikan atas kejadian itu."Kita masih terus mengembangkan penyelidikan. Dugaan awal bom itu low exsplosive," kata Kabid Humas Polda Sulteng AKBP M Kilat saat dihubungi detikcom, Minggu (10/9/2006).Seperti diberitakan, sebuah bom meledak di Jalan Tabatoki, Kelurahan Kawua, Kecamatan Poso Kota, Sulawesi Tengah, Sabtu malam. Tempat ledakan bom itu hanya berjarak 20 meter dari Markas Kompi Senapan 717 Sontuwu Maroso.Bom itu menewaskan Neli Saliango (23) yang sehari-harinya sebagai staf honorer di KPUD Poso. Neli meninggal saat dilarikan ke RSU Poso. Dia mengalami luka yang sangat parah.Menurut AKBP M Kilat, hingga pagi ini suasana di Poso sudah kondusif. "Secara umum keamanan kondusif. Sebenarnya secara berkala Polda selalu melakukan pemeriksaan baik bahan peledak maupun senjata eks konflik. Tapi memang masih saja ada ledakan-ledakan bom," ujar dia.Disinggung apakah kejadian ini ada kaitannya dengan rencana eksekusi Tibo Cs, M Kilat menampiknya. "Kan sebelum-sebelumnya juga tidak pernah terjadi. Yang jelas kita masih terus melakukan penyelidikan," terangnya.Sebelumnya pada 6 September 2006 lalu sebuah bom juga meledak di tanah kosong. Ledakan itu menewaskan 1 orang yakni Joni Tombelli (50).
(san/djo)











































