Kabut Asap di Sumatera Berkurang, Di Kalimantan Bertambah
Minggu, 10 Sep 2006 07:01 WIB
Jakarta - Kabut asap yang terjadi di beberapa provinsi di Pulau Sumatera hingga kini semakin menipis. Ironisnya, seolah berpindah, kabut asap akibat pembakaran hutan dan lahan semakin bertambah di Kalimantan."Dari pemantauan satelit, di Sumatera tinggal 60 titik api saja," jelas Menteri Kehutanan MS Kaban ketika dihubungi detikcom, di Jakarta, Minggu (10/9/2006).Menurunnya jumlah titik api di Sumatera terutama Riau, lanjut Kaban, karena kerjasama penanganan yang dilakukan antar instansi semakin padu. Sehingga banyak titik api yang bisa dipadamkan.Sedangkan meningkatnya jumlah titik api di Kalimantan, menurut Kaban disebabkan kurangnya pengawasan dan susahnya memadamkan titik api di lahan gambut. Selain itu luasnya lahan yang harus dijaga mempengaruhi."Penduduk di sana sedikit, sementara area yang harus diawasi sangat luas. Data terakhir di Kalteng titik apinya berjumlah 649 sementara di Kalbar 249," ungkap Kaban.Mengenai tersangka utama di balik pembakaran hutan dan lahan tersebut, Kaban mengaku tugas Dephut hanya memastikan api padam."Tersangka itu urusan polisi dan KLH," tandas Kaban.
(bal/)











































