Lettu Agus Harimurti dkk Dapat Tunjangan Rp 9,3 Juta/Bulan
Sabtu, 09 Sep 2006 16:49 WIB
Jakarta -
Mungkin terlalu naif, tapi informasi berikut cukup menghibur bagi para keluarga personel TNI anggota Kontingen Garuda XXIII A yang akan dikirim ke Libanon. Sesuai standar PBB, mereka akan mendapatkan uang tunjangan hidup yang cukup tinggi yaitu US$ 1.027 per orang/bulan atau sekitar Rp 9,3 juta/bulan. Tunjangan ini juga diterima Lettu Agus Harimurti, putra sulung Presiden SBY. Tunjangan ini di luar gaji tetap sebagai anggota TNI."Tunjangan ini berlaku untuk semuanya, baik prajurit maupun komandan kontingen," kata Sekjen Dephan Letjen Sjafrie Sjamsoeddin di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Sabtu (9/9/2006).Untuk tiga bulan pertama, uang tunjangan hidup ini akan ditalangi lebih dulu oleh pemerintah RI. Uang itu akan langsung dibayarkan kepada prajurit di lapangan (di Libanon).Baru setelah itu, PBB akan mengganti uang yang telah dibayarkan pemerintah RI tersebut dan melanjutkan pembayaran berikutnya hingga prajurit tersebut pulang ke Tanah Air. Masa tugas Kontingen Garuda XXIII A antara 6 hingga 12 bulan.Pemerintah RI juga akan mendapatkan pemasukan tambahan dari hasil menyewakan panser selama di Libanon. 32 Unit panser VAB yang dibeli dari Prancis selama berada di Libanon akan disewa PBB."Selama panser itu berjalan, panser itu disewa PBB. Kalau tidak berjalan, apa karena rusak atau lainnya, ya tidak disewa,"kata Sjafrie.Sayangnya, Sjafrie tidak mengetahui nilai sewa panser tersebut. Sebab hitungannya sangat rumit dan baru akan dibeberkan di medan laga.
(nrl/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































