Hadiri Jalan Santai PKS, Adang Bantah Curi Start
Sabtu, 09 Sep 2006 08:41 WIB
Jakarta - PKS menggelar gerak jalan santai serentak di 43 kecamatan di DKI Jakarta mulai pukul 06.00 WIB. Peserta gerak jalan terbanyak tercatat di Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.Acara gerak jalan santai ini dihadiri sekitar 1.500 kader PKS di Duren Sawit. Gerak jalan ini akan mengambil rute Lapangan Wika - Pasar Perumnas - STM Budi Utomo - RS Islam - dan kembali lagi ke Lapangan Wika. Uniknya, gerak jalan yang digelar di kecamatan ini, Wakapolri Komjen Pol Adang Dorodjatun ikut dalam kegiatan itu. Nama Adang kini mencuat karena disebut-sebut sebagai andelan PKS dalam Pilkada DKI Jakarta. Ketika dikonfirmasi, Adang membantah kehadirannya di acara gerak jalan santai ini untuk mencuri start menuju pemilihan gubernur pada 2007 mendatang. Dia berdalih kedatangannya adalah bukan sebagai calon gubernur melainkan sebagai tokoh masyarakat."Ini kebetulan saja saya sebagai tokoh. Saya tertarik karena ini bagian dari kehidupan sosial. Dan saya pasti hadir untuk acara seperti ini," ujarnya kepada detikcom di lapangan Wika, Jl I Gusti Ngurah Rai, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (9/9/2006). Adang pun berjanji tidak akan mengumandangkan visi misinya dalam kesempatan yang sangat terbuka itu. "Saya tidak khawatir soal tudingan curi start. Ini biar masyarakat mengenal saya. Dan yang penting saya tidak memanfaatkan kedinasan saya. Saya ingin melihat kehidupan riil di Jakarta," kilahnya.Penegasan serupa dijelaskan Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPW PKS Igo Ilham. Menurutnya, Adang diundang dalam kapasitas sebagai tokoh masyarakat dan bukan sebagai calon gubernur yang akan dijagokan PKS."Undangan panitia, beliau sebagai Wakapolri. Dan ini bukan dalam rangka Pilkada 2007," ujarnya.Menurutnya, kategori kampanye adalah ketika turut disampaikan visi misi ataupun penyampaian rencana program. Dikemukakannya, acara ini adalah sosialisasi untuk lebih mengenalkan Adang di kalangan publik Jakarta.Selain acara gerak jalan, PKS juga menggelar bazar yang menjual sembako dengan harga yang murah, pelayanan kesehatan gratis, serta membagikan sembako secara gratis untuk masyarakat miskin di sekitar Duren Sawit.
(ary/)











































