30 Anggota JI Masih Sembunyi di Filipina
Jumat, 08 Sep 2006 16:20 WIB
Manila - Sekitar 30 anggota kelompok Jamaah Islamiyah (JI) masih bersembunyi di Filipina, termasuk dua tersangka bom Bali. Demikian diungkapkan kepala staf militer Filipina, Jenderal Hermogenes Esperon.Dikatakan Esperon, militer tengah berupaya mengonfirmasi laporan bahwa kedua tersangka asal Indonesia itu, Umar Patek dan Dulmatin, terluka dalam pertempuran baru-baru ini di Jolo, Filipina selatan.Lebih dari 5 ribu tentara Filipina dilibatkan dalam pengejaran kedua orang tersebut. Esperon tidak menjelaskan identitas ataupun kewarganegaraan anggota JI lainnya yang hingga kini terus diburu. Menurutnya, mereka dilindungi oleh sejumlah komandan gerakan Moro Islamic Liberation Front (MILF).Hal tersebut disampaikan Esperon dalam forum koresponden asing di Manila seperti diberitakan kantor berita AFP, Jumat (8/9/2006).Dikatakannya, sejauh ini sudah 12 prajurit Filipina dan 12 gerilyawan Abu Sayyaf yang tewas dalam baku tembak. Sedangkan 50 personel militer terluka dan 10 pejuang Abu Sayyaf ditangkap.Khusus mengenai Umar Patek dan Dulmatin, berita mengenai keduanya selalu simpang siur. Beberapa waktu lalu, kedua WNI itu diberitakan tewas dalam pertempuran dengan prajurit Filipina. Namun kemudian berita itu tak terbukti kebenarannya.
(ita/sss)











































