Menhan Beberkan Alasan Beli Panser Prancis
Jumat, 08 Sep 2006 15:28 WIB
Jakarta - Menhan Juwono Sudarsono membeberkan panjang lebar alasan memilih kendaraan tempur buatan Prancis untuk Ops Yon Mekanis TNI misi PBB ke Libanon."Kita melihat dari segi harga, dari segi spesifikasi teknis, dari segi kebutuhan operasi, dan standar yang diminta oleh PBB, yang dari Prancis ini yang paling cocok," kata Juwono.Hal ini disampaikan dia di sela-sela raker dengan Komisi I DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (8/9/2006).Juwono mengaku banyak mendapat tawaran panser dari sejumlah rekanan. "Saya baru menerima SMS dari orang AS yang menawarkan kendaraan tempur buatan Prancis dan Spanyol. Karena dia orang keturunan Italia, saya jadi curiga ada apa-apa. Memang sangat seru kalau masalah rekanan sudah berlomba-lomba menawarkan diri," terangnya.Juwono menilai lebih baik membeli panser, ketimbang menyewanya."Kalau menyewa tidak bisa dipakai setelah itu, tetapi kalau membeli dapat melengkapi yang kita miliki," ujarnya.Namun demikian, mantan Dubes Indonesia untuk Inggris ini berjanji pembelian panser akan dilakukan melalui tender terbuka. "Waktunya cukup karena semua akan dilakukan secara transparan," cetus Juwono.Menhan sebelumnya mengajukan usulan membeli panser buatan Prancis yang harganya 2/3 dari anggaran operasi pasukan TNI misi PBB. Niat Juwono ditentang mayoritas anggota Komisi I yang menilai pembelian panser perlu dikaji ulang.
(aan/nrl)











































