TPA Bantargebang Longsor Akibat Struktur Tanah Labil
Jumat, 08 Sep 2006 14:47 WIB
Jakarta - Puluhan pemulung masih tertimbun akibat longsor di zona 3 TPA Bantargebang, Bekasi. Longsoran itu disebabkan karena struktur tanah yang masih labil."Itu memang tanah belum stabil karena belum padat. Itu terjadi di zona aktif," kata Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Rama Budi di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (8/9/2006).Menurut dia, kejadian itu berawal pada Jumat dinihari 8 September 2006 pukul 00.30 WIB pada saat sampah diturunkan, kemudian para pemulung langsung menyerbu. "Semua korban berasal dari Indramyu. Sekarang korban sudah dikirim ke rumah sakit," terang dia.Dia menjelaskan, ketinggian sampah mencapai 13 meter, di mana untuk daerah zona aktif gundukan tanah setiap tahunnya menurun 2 meter."Sebelumnya memang pernah ada longsor, tapi tidak ada korban karena hanya gempalan kecil. Kita sudah mengingatkan untuk tidak mendekat tapi sulit mengatur mereka," jelas Rama Budi.Rencananya Pemprov DKI Jakarta akan melakukan evaluasi kepada PT Patriot Bangkit Bekasi sebagai pengolola TPA Bantargebang.Hingga kini Dinas Kebersihan dibantu aparat keamanan masih melalukan pengalian dan pemindahan longsoran tanah yang menutupi jalan operasional.
(san/sss)











































