Tolak Beras Impor, Petani Indramayu Demo ke DPR
Jumat, 08 Sep 2006 11:44 WIB
Jakarta - Sejumlah petani dari Indramayu, Jawa Barat yang tergabung dalam Gerakan Anti Tengkulak dan Sepekulan (GATS) mendatangi Gedung DPR. Mereka menolak beras impor dan menuntut pemerintah lebih memperhatikan nasib petani.Aksi demonstrasi 30 petani dari GATS di DPR ini hanya berlangsung singkat, 15 menit saja. Dengan mengunakan bus Kopaja, mereka tiba di depan halaman Gedung DPR, Jl Jend Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (8/9/2006) pukul 10.45 WIB.Para petani langsung turun dari bus dan membentangkan spanduk dan poster yang bertuliskan "Awas spekulan beras berkedok membela kaum tani! Jangan terperdaya!". Aksi yang mereka lakukan hanya berorasi dan bernyanyi, lalu langsung pulang.Dalam orasinya, mereka menolak rencana pemerintah memasukkan beras impor ke Indonesia, karena hal itu akan menyulitkan para petani. Selain itu, mereka menuntut pemerintah agar lebih memperhatikan nasib petani di dalam negeri."Lihat, petani di Indonesia kurang diperhatikan pemerintah. Kalau tuntutan kami tidak diperhatikan, kami akan berdemo lebih besar lagi sampai tuntutan kami didengarkan," ujar koordinator aksi GATS, Syaiful Bahri.Aksi mereka hanya dijaga sekitar 7 aparat kepolisian di depan pintu gerbang utama Gedung DPR. Aksi mereka juga tidak mempengaruhi arus lalu lintas di depan gedung dewan tersebut.
(zal/sss)











































