Jaksa Agung: Masak Pimpinan Dikonfrontir dengan Anak Buah
Kamis, 07 Sep 2006 16:30 WIB
Jakarta - Anggota Komisi III DPR mengusulkan agar Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh (Arman) dikonfrontir dengan Rusdi Taher yang dicopot sebagai Kajati DKI Jakarta dalam kasus rencana tuntutan (rentut). Bagaimana reaksi Arman? "Masak pimpinan dikonfrontir dengan anak buah."Pernyataan Jaksa Agung ini disampaikan usai rapat kabinet di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (7/9/2006). Berikut petikan tanya jawab wartawan dengan Arman:Rentut kasus Taufik (ketua KPU DKI), apa dasarnya?Itu ada pertimbangan dari Jampidsus, yang mau membayar uang pengganti kemudian terbukti. Kan tadinya tujuannya itu puluhan milyar, akhirnya 800. Jadi Jampidsus memberikan pertimbangan, terlalu tinggi kalau diberikan vonis lima tahun. Kan dari bawah memang segitu, dari Kajari itu segitu, sudah dikembalikan ke Jampidsus.Bapak yang menyarankan untuk diturunkan?Tidak, Jampidsus (yang sarankan) dan saya setujui.Siap dikonfrontir dengan Rusdi Taher?Masak pimpinan dikonfrontir dengan anak buah.Itu tidak salah ya, Pak?Itu sudah prosedur dan sudah ada sejak zaman kejaksaan agung berdiriDalam kasus lain seperti itu juga?Semua begitu. Setiap hari saya menandatangani rentut itu 5 sampai 10 buah.Apakah rentut itu juga diberikan kepada Nazaruddin (Ketua KPU Pusat)? Semua perkara penting pasti diminta pertimbangan.
(nrl/nrl)











































