Pembatasan Lift di DPR Menuai Kecaman Lagi
Kamis, 07 Sep 2006 15:38 WIB
Jakarta - Kebijakan pemisahan lift bagi anggota dewan, karyawan dan tamu di Gedung DPR kembali dikecam. Terlebih ketika ada lift yang tidak bisa digunakan.Jadi jangan heran kalau melihat antrean puluhan orang di sekitar lift yang ada di Nusantara I Gedung DPR, Senayan, Jakarta.Seperti yang terjadi pada Kamis (7/9/2006) ini, satu dari 6 lift yang ada di gedung tersebut mengalami kerusakan sehingga tidak bisa digunakan.Sialnya lagi, lift itu merupakan lift untuk mengangkut karyawan atau tamu anggota dewan yang terhormat. Jadinya, karyawan dan tamu harus rela antre menggunakan satu lift yang tersisa bagi mereka. Sebab 4 lift lainnya hanya boleh digunakan untuk anggota dewan.Keempat lift tersebut benar-benar dijaga ketat oleh Pengamanan Dalam (Pamdal) DPR yang bertampang sangar dan ogah beranjak dari posisinya, sehingga sulit bagi tamu atau karyawan untuk menyelinap masuk ke lift tersebut."Kalau begini, bagaimana mau meliput. Padahal kan anggota DPR yang mau mengadakan acara (di atas)," cetus seorang wartawan yang ikut mengantre bersama sekitar 30-an tamu dan karyawan anggota DPR lainnya.Karena kesal dan waktu yang semakin mepet dengan acara yang diselenggarakan di lantai 17, sejumlah wartawan berusaha ikut naik lift anggota dewan. Namun upaya mereka gagal total. Pamdal yang menjaga, melarang mereka ikut naik lift tersebut kecuali hanya 3 orang saja, padahal antrean semakin panjang."Lift ini khusus untuk anggota DPR, kalau mau, naiknya tiga-tiga," kata Pamdal tersebut dengan nada ketus.Pembatasan, imbuh Pamdal tersebut, dilakukan agar lift tidak kelebihan beban. "Lift yang rusak itu kan karena bebannya kebanyakan," kata dia.Selain wartawan, sejumlah tamu yang ingin bertemu anggota DPR juga sempat dibuat kesal. "Mulai kapan ini berlaku, kok sekarang jadi begini," keluh salah satu rekanan DPR, Ibu Eli.Kebijakan pembatasan penggunaan lift bagi karyawan dan tamu di DPR mulai diberlakukan sejak 1 Mei 2006.
(umi/sss)











































