Bergaji Rendah, Guru Honorer Datangi DPRD Sulsel
Kamis, 07 Sep 2006 14:56 WIB
Makassar - Sekitar 50 orang yang tergabung dalam Ikatan Guru Honor Indonesia (IGHI) mendatangi DPRD Sulsel, Jl. Urip Sumohardjo, Makassar, Rabu (07/09/2006). Mereka memprotes gaji guru honorer yang kelewat rendah. Aksi para "pahlawan tanpa tanda jasa'' ini dimulai pukul 11.00 Wita. Mereka datang dengan menumpang kendaraan umum, dan langsung masuk ke ruang aspirasi DPRD Sulsel, untuk menemui anggota dewan. Para guru ini memprotes upah guru honor yang terlalu rendah. "Selama ini, gaji guru honor hanya berkisar 100 ribu hingga 200 ribu," keluh Ali Kham, guru honor. Padahal, para guru honor ini bukan setahun dua tahun mengajar. "Kasihan kan. bagaimana bisa pendidikan kita bisa maju, kalau gaji guru honorer rendah," terangnya. Selain itu, para guru honor ini juga menuntut agar tidak ada diskriminasi antara guru honor swasta dan negeri. "Mereka sama-sama guru. jangan dibeda-bedakan," ucap Ali. Ali pun menegaskan bahwa pemerintah harusnya mendahulukan mengangkat guru honor sebagai guru tetap, dibanding yang bukan honor. "Guru honor kan sudah mengabdi, jadi harus diutamakan," pinta dia. Aksi ini berakhir pukul 13.30 Wita, setelah para guru ini ditemui oleh sejumlah anggota dewan. Para guru membubarkan diri, dengan mengendarai angkutan umum.
(asy/nrl)











































