8 Tahun Disekap Penculik, Natascha Angkat Bicara
Kamis, 07 Sep 2006 14:21 WIB
Wina - Natascha Kampusch, gadis 18 tahun yang disekap selama 8 tahun oleh penculiknya, angkat bicara membeberkan masa-masa kelam dalam hidupnya. Dalam penampilan pertamanya di stasiun televisi Austria, Natascha secara emosional menceritakan bagaimana dirinya kehilangan masa kanak-kanak yang indah dengan disekap penculik.Natascha yang kini tumbuh menjadi perempuan muda yang menarik itu, mengaku sering mengkhayal untuk menebas kepala penculiknya dengan kampak.Natascha berhasil meloloskan diri dari penculiknya pada 23 Agustus lalu setelah disekap dalam garasi terkunci selama 8 tahun di rumah penculiknya di Wina. Wanita bermata biru itu hilang diculik pada 2 Maret 1998 saat dalam perjalanan menuju sekolahnya. Saat itu usianya masih 10 tahun.Dalam wawancara selama 20 menit di saluran pemerintah Austria, ORF, Natascha menceritakan ketakutannya saat disekap penculiknya, seorang pria bernama Wolfgang Priklopil."Saya lemparkan botol-botol ke dinding. Saya tinju dinding dengan kepalan tangan saya, saya berharap ada yang mendengar saya. Itu mengerikan!" seru Natascha yang berbicara dengan lancar.Dikatakan Natascha, selama bertahun-tahun, Priklopil menjadi mentor, guru dan penyiksa Natascha. Meski Priklopil selalu memberikan mainan di hari Natal, namun dia juga kerap menghukum Natascha dengan tidak memberinya makan. "Saya sering kelaparan dan saya mengalami semua hal karena itu: hilang konsentrasi, merasa pusing," kata Natascha seperti dilansir Washington Post, Kamis (7/9/2006).Seiring menanjaknya usia, Natascha mulai membantu Priklopil membereskan rumah. Meski saat itu tampaknya tidak mungkin baginya untuk kabur, namun Natascha tidak pernah berhenti berpikir untuk melarikan diri.Sampai akhirnya pada 23 Agustus pagi lalu, Natascha dan Priklopil sedang membersihkan mobil. Namun ketika Priklopil berdiri membelakanginya untuk menjawab panggilan telepon, Natascha pun memberanikan diri untuk kabur."Saat itu saya tahu, jika bukan sekarang, mungkin tidak akan pernah bisa lagi," tutur Natascha. Menurut Natascha, penculiknya sering menakut-nakutinya dengan mengancam akan membunuh siapapun yang dihubunginya untuk minta tolong. Priklopil selalu mengawasi setiap gerak-gerik Natascha saat tidak berada di dalam sel kecilnya.Dalam wawancara itu, tidak disinggung apakah Natascha mengalami kekerasan seksual selama disekap. Beberapa waktu lalu, sejumlah psikolog menuturkan, Natascha bisa saja telah mengalami kekerasan seksual namun tidak menyadarinya.
(ita/)











































