Buntut Operasi Preman, Peta Kejahatan di Jakarta Berubah
Kamis, 07 Sep 2006 13:27 WIB
Jakarta -
Operasi premanisme yang dilakukan aparat polisi membuat peta kejahatan di Jakarta berubah. Jika biasanya aksi mereka dilakukan di terminal dan stasiun, kini pindah ke jalan-jalan protokol."Mereka juga mengamati situasi dan melakukan kreativitas untuk menghindari polisi," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol I Ketut Untung Yoga Ana di Mapolda Metro Jaya, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (7/9/2006).Untuk mengantisipasi hal itu, polisi akan melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap tempat-tempat dan daerah di sekitar jalan protokol.Pada Rabu 6 September kemarin, dua wanita menjadi korban perampokan di Bundaran Hotel Indonesia (HI). Dua orang yang diduga mencoba merampas HP milik mereka telah diamankan dan dibawa ke Polsek Menteng.Hingga kini Polda juga masih terus menggelar operasi pemberantasan preman. Dari operasi rutin tersebut berhasil diamankan 790 preman. Mereka biasa beroperasi di sejumlah daerah di Jakarta. Dari operasi tersebut juga disita 19 senjata tajam dan 12 unit kendaraan roda dua.
(umi/sss)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































