Parpol Jangan Tekan Pemerintah Soal Reshuffle

Parpol Jangan Tekan Pemerintah Soal Reshuffle

- detikNews
Kamis, 07 Sep 2006 13:18 WIB
Jakarta - Masukan partai politik (parpol) mengenai reshuffle kabinet kepada pemerintah jangan berupa tekanan. Sebab hal itu sangat tidak patut dalam etika berpolitik.Hal tersebut disampaikan Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) Syarief Hasan di sela-sela Rapimnas PD di Hotel Sahid, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (7/8/2006)."Kita harus menghormati mekanisme dan UU. Dan itu adalah domain SBY," kata Syarief.Menurut Syarief, setiap tahun SBY pasti akan melakukan evaluasi terhadap kinerja Kabinet Indonesia Bersatu (KIB). Namun apakah hal itu akan bermuara pada reshuffle atau tidak, hal itu sepenuhnya hak SBY selaku presiden."Jika hanya cukup dengan meningkatkan kinerja, maka cukup pembenahan saja. Tapi kalau perlu reshuffle itu wewenang beliau (SBY)," ungkap Syarief.Namun demikian Syarief mengakui, PD berharap ada penambahan kursi di KIB. Hal ini sangat wajar mengingat posisi PD sebagai parpol pendukung pemerintah."Harapan ya ada, tapi kami tidak pernah menyatakan itu secara kuantitatif. Jika menyebut angka itu sudah bergeser," jelas Syarief. (djo/nrl)


Berita Terkait