Dendam Satwa ke 'Croc Hunter' Terbalaskan, Aussie Berang

Dendam Satwa ke 'Croc Hunter' Terbalaskan, Aussie Berang

- detikNews
Kamis, 07 Sep 2006 12:22 WIB
Queensland - Ucapan pedas dilontarkan Germaine Greer atas kematian Steve Irwin. Menurut Greer, dendam dunia satwa terhadap host 'Crocodile Hunter' itu akhirnya terbalaskan. Warga Australia pun berang pada akademisi itu.Dalam sebuah artikel di koran Inggris The Guardian, Greer menyatakan tidak bersimpati terhadap Steve jika ternyata Steve memegang erat atau bergulat dengan ikan pari yang kemudian akhirnya menewaskan Steve.Steve meninggal pada 4 September 2006 setelah dadanya disabet ekor ikan pari yang berduri dan beracun di Great Barrier Reef, Pantai Douglas, Queensland, Australia. Sebelumnya Steve berenang bersama ikan pari itu untuk dokumentasi kehidupan di dasar laut.Para saksi mata menyatakan Steve tidak mengganggu ikan pari itu. Kepolisian Queensland yang telah mempelajari rekaman videonya juga menyatakan tidak ada bukti Steve mengganggu ikan pari itu."Dunia satwa akhirnya berhasil membalas dendam pada Steve. Mungkin mestinya sebelum dia mengajarkan anak-anak kecil untuk berteriak di telinga hewan," cetus Greer.Greer juga menggambarkan tingkah Steve terhadap satwa "memalukan" dan "penyiksa binatang".Dalam wawancara di televisi Australia Channel Nine's "A Current Affair", Greer menyebut orang-orang yang berduka atas kepergian Steve "idiot" dan jutaan warga Australia sebenarnya telah dipermalukan oleh Steve.Menurut perempuan yang terkenal dengan buku feminis karangannya "The Female Eunuch" ini, Steve tidak memperlakukan satwa dengan hormat."Dia memberitahu kalian betapa berbahayanya satwa-satwa liar itu. Kemudian dia menyusup dan mengacau tempat satwa itu dan mempermalukan mereka, memperlakukan mereka tanpa perasaan. Jadi tidak heran kalau dia meninggal dengan cara seperti itu," cetus Greer.Badai AmarahUcapan Greer itu pun bak badai di tengah derai air mata dukacita warga Australia dan ratusan juta fans Steve di seantero jagat pada Kamis (7/9/2006).Kepala Negara Bagian Queensland Peter Beattie meminta Greer untuk "minggir" dan mencap ucapan Greer "bodoh", "sampah", "gila" dan "tidak berperasaan". Beattie justru berpendapat Steve telah mendidik generasi baru untuk berinteraksi dengan satwa liar.Pengarang buku John Birmingham dalam artikelnya di koran The Australian menyebut komentar Greer sebagai "empedu beracun".Menlu bayangan Australia Kevin Rudd di Canberra seperti dilansir The Age menyebut Greer seharusnya menyimpan pikiran tentang kematian Steve itu untuk dirinya sendiri."Greer juga seharusnya bisa menempatkan dirinya dalam kondisi seperti ini. Ada istri sekaligus ibu yang sedang berduka. Ada dua anak kecil yang sedang berduka. Ada bangsa yang sedang berduka. Lalu apa yang didapat dari Greer? Seember bubur politik. Omong kosong. Benar-benar nonsense," cetus Rudd.Menurut Rudd, Steve seorang konservasionis sejati, konservasionis satwa. Pria 44 tahun yang meninggalkan seorang istri dan dua anak itu juga dinilai Rudd telah memberikan kontribusi luar biasa untuk pelestarian alam bagi kehidupan satwa liar.Sementara majalah Amerika Steppin' Out juga bersikap pedas dan menyebut momen meninggalnya Steve sebagai "kematian orang tolol minggu ini"."Jadi, sementara warga Australia berduka karena kehilangan pejuang satwa liar, hari ini kerajaan hewan bernafas lega dan saling tos-tosan karena kini mereka punya kehidupan yang penuh damai di hari-hari mendatang," tulis redaktur gosip Chaunce Hayden. (sss/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads