Komisi I DPR Bahas Anggaran ke Libanon Jumat
Kamis, 07 Sep 2006 12:01 WIB
Jakarta - Rencana keberangkatan pasukan perdamaian untuk Libanon dipastikan lancar. Baik Komisi I DPR maupun Panitia Anggaran menyetujui anggaran misi ini yang diperkirakan mencapai 370 miliar rupiah."Kita semua setuju keberangkatannya. Tapi teknis-teknisnya masih akan kita bahas pada Jumat besok pukul 09.30 WIB," kata anggota Komisi I DPR RI Djoko Susilo pada detikcom, Kamis (7/9/2006). Pembahasan akan diikuti oleh Panglima TNI, Menteri Pertahanan, dan Menteri Luar Negeri.Masalahnya, menurut Djoko yang juga anggota Panitia Anggaran ini, dua pertiga anggaran tersebut untuk membeli tank-tank bekas dari Prancis. Seharusnya anggaran itu diprioritaskan untuk tugas kemanusiaan."Kita akan tanyakan berapa sih beban yang diberikan PBB kepada negara pengirim. Dan kenapa 2/3 anggaran ini dibuat beli tank,"tambah politisi PAN ini.Menurut Djoko, pembelian tank lebih baik ditunda, karena pembelian yang tergesa-gesa hanya akn menimbulkan masalah baru di kemudian hari. Selain itu Indonesia juga disarankan membeli tank baru karena tank bekas banyak risikonya. "Apalagi denger-denger yang mau dibeli tank tahun 90-an, ini siapa yang memaksakan. Padahal Spanyol menawarkan harga lebih murah, sekitar 500 juta dolar daripada Prancis yang 900 ribu dolar," terangnya.
(nrl/nrl)











































