Kisah HCB dan Beringin Angker

Kisah HCB dan Beringin Angker

- detikNews
Kamis, 07 Sep 2006 11:32 WIB
Jakarta - Beberapa jam lagi 'terminal dalam kota' Harmoni Central Busway (HCB) diresmikan Gubernur Sutiyoso. Di fasilitas modern ini, uniknya, pohon beringin tetap dipertahankan di tengah jalur busway. Padahal ratusan pohon lainnya ditebang atas nama jalur khusus bus Transjakarta ini.Beringin itu tidak ditebang karena diyakini angker. "Pohon itu ada penunggunya," kata Nasir, petugas yang ditugaskan membersihkan kali di dekat HCB saat berbincang dengan detikcom, Kamis (7/9/2006).Nasir mengaku pernah melihat 'penunggu' itu. "Ya sejenis makhluk-makhluk gitu," ujarnya enggan merinci. Pria paruh baya itu menceritakan, dulu ada orang yang mencoba memotong beringin tersebut. "Tapi orangnya sakit atau meninggal gitu. Akhirnya cuma dipotong dikit, cuma cabangnya saja," ujarnya.Pohon beringin itu berdiameter cukup lebar. Untuk memeluknya saja dibutuhkan sekitar 7 orang dewasa. Setidaknya Pemprov DKI Jakarta menebang 600 pohon untuk membangun busway. Tapi kebijakan tebang pohon ini tidak berlaku untuk beringin di tengah jalur busway di HCB.Untuk melindungi beringin itu, akhirnya jalur busway di bagian ini harus dibuat mencembung sehingga mempersempit jalur non-busway. (nrl/)


Berita Terkait