Perayaan Festival Kasada Khidmat, Warga Nekat ke Kawah Bromo
Kamis, 07 Sep 2006 10:42 WIB
Malang -
Puncak perayaan Festival Yadnya Kasada berlangsung khidmat. Ribuan pemeluk Hindu memenuhi Pura Luhur Poten Bromo yang terletak di hamparan pasir di bawah kawah Gunung Bromo. Puncak acara berlangsung pukul 03.00 WIB dinihari, Kamis (7/9/2006).Usai menggelar doa-doa dan ritual pelantikan 4 orang sesepuh yang berasal dari Lumajang dan Pasuruan, ribuan warga beserta wisatawan yang ingin melihat prosesi perayaan Kasada menuju kawah Gunung Bromo untuk membuang berbagai sesaji.Warga nekat mendekati bibir jurang Gunung Bromo, meski wilayah tersebut merupakan daerah terlarang. Larangan agar warga menjauh dari bibir jurang terkait dengan meningkatnya status Gunung Bromo dari waspada ke siaga sejak dua hari terakhir.Pura Luhur Poten terletak di hamparan pasir sekitar 1 km dari kawah Gunung Bromo. Lokasi ini persis berada di antara Gunung Bromo dengan Gunung Batok. Di tempat inilah setiap tanggal 14 atau 15 bulan Kasada, warga Suku Tengger menyelenggarakan upacara Yadnya Kasada. Puncak perayaan dilakukan di pura ini. Setelah itu, warga membuang sesajen ongkek ke kawah Gunung Bromo. Sesajen yang dibuat antara lain hasil panen sawah dan ladang. Mereka melemparkan sesajen ke kawah Gunung Bromo sebagai rasa syukur kepada yang mencipta dan memberi hidup.Perayaan meriah ini sempat menimbulkan kekawatiran petugas Balai Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru. Maklum saja, Gunung Bromo sejak dua hari terakhir sedang aktif dan status dianikkan dari waspada menjadi siaga. Sejak sore hari, petugas memperingatkan kepada pengunjung untuk menjauhi kawah, minimal 1 km dari bibir kawah.
(jon/)










































