Mendengkur Saat Tidur, Solusinya?
Kamis, 07 Sep 2006 10:29 WIB
Jakarta - Ngeri juga ya, ternyata mendengkur bisa menimbulkan penyakit stroke, bahkan gangguan jantung. Ihh serem! Tapi jangan terlalu takut, ada kok solusi untuk orang-orang yang terbiasa mendengkur saat tidur. Salah satu solusinya dengan 'implan pillar', yang dipasang di langit-langit lunak rongga mulut. Implan ini sejenis pen kecil yang berukuran 18 mm dengan diameter 2 milimeter. Implan ini telah mendapat izin dari FDA (Badan perizinan Makanan dan obat dari Amerika Serikat). Implan Pillar ini dirancang agar langit-langit lunak menjadi lebih beku dengan menyisipkan 3 buah implan berukuran kecil di langit-langit bagian belakang."Kita pasangkan 3 supaya lebih kaku. Kalau bisa 4 sampai 5, itu pun kalau yang dipasang 3 masih mengganggu," kata Dokter spesialis THT DR. Damayanti Soetjipto dalam Workshop tentang 'Mendengkur' di Rumah Sakit MMC, Jalan HR.Rasuna Said, Jakarta, Rabu (6/9/2006).Namun implan pillar ini tidak sepenuhnya bisa menghilangkan suara dengkuran. Implan pillar ini mempunyai efek mengurangi vibrasi, sehingga bunyi berkurang serta mencegah dan menghilangkan sumbatan saluran nafas."Tidak akan menghilangkan 100%. Benda itu compatible dengan jaringan pada badan kita. Kalau pun ada pertumbuhan baru di dalam badan kita, tidak akan menimbulkan bahaya apa pun," katanya.Sayang pemasangan implan pillar ini masih terhitung mahal. Harga alat ini masih bisa dinegosiasikan, sekitar Rp 13 juta hingga Rp 15 juta untuk ketiga buah implan yang langsung dipasang di rongga mulut."Tidak ada risiko apa pun. Pasien akan diberikan antibiotik setelah operasi untuk mencegah adanya infeksi dan obat anti sakit jika diperlukan," ujar dia. Pasang Implan karena Takut Ditinggal IstriDemi istri yang dicintainya, Agus Mulyodono tidak eman-eman mengeluarkan uang Rp 13 juta atau 15 juta untuk mengobati kebiasaan mendengkurnya. Agus, seoran karyawan swasta di bidang alat-alat medis ini tergerak hatinya untuk memasang implan pillar di rongga mulutnya untuk mengurangi suara mendengkurnya yang memang sangat mengganggu kenyamanan tidur sang istri."Daripada saya kehilangan istri, mending saya kehilangan dengkuran saya," kata dia kepada detikcom saat ditemui di Rumah Sakit MMC, Jalan HR. Rasuna Said,Jakarta. Pria yang berumur 44 tahun ini tidak merasakan sakit apa pun saat implan itu dipasangkan ke rongga mulutnya. Hanya timbul perasaan ngeganjal di sekitar rongga mulutnya, diakibatkan karena adanya benda yang baru yang masuk ke rongga mulutnya. Dia mengaku dengan alasan praktis juga dia rela alat tersebut dipasang ke rongga mulutnya. "Saya sudah banyak referensi bacaan soal ini. Sepertinya tidak membahayakan sama sekali. Ini praktis untuk sekali treatment, jadi tidakakan mengganggu istri lagi," kata dia.
(asy/)











































