Busway Jakarta Layak Belajar Dari Bogota Kolombia

Busway Jakarta Layak Belajar Dari Bogota Kolombia

- detikNews
Kamis, 07 Sep 2006 04:02 WIB
Jakarta - Kesan fasilitas pejalan kaki, jembatan penyeberangan orang, dan halte busway tidak terawat muncul di masyarakat. Tidak berlebihan bila pengoperasian busway Jakarta belajar dari Bogota, Kolombia.Demikian disampaikan Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Bambang Susantono dalam perbincangan dengan detikcom, Rabu (6/9/2006)."Padahalbusway kita belum lama operasi. Jadi pembangunannya harus -lah. Tidak hanya bagus diawal, kesinambungan harus dijaga," ujar Bambang.Dari studi bandingnya ke Bogota Agustus lalu, Bambang berkesimpulan bahwa busway harus bisa menciptakan rasa aman, nyaman, tepat waktu atau reliabilitas, serta terjangkau harganya. Dengan begituakan lebih mendorong orang yang masih menggunakan kendaraan pribadi untuk pindah ke angkutan busway."Empat faktor ini yang dipenuhi busway di sana. Seperti membuat fasilitas pejalan kaki sehingga orang nyaman keluar masuk busway. Jadi kuncinya adalah rasa nyaman, orang mau pindah ke angkutan umum kalau nyaman," ujar Bambang.Dia juga menyarankan agar pembangunan stasiun dan feeder busway di Jakarta dibuat sedemikian rupa sehingga dapat terintegrasi dengan baik. Hal ini bertujuan agar transportasi tidak berjalan sendiri dan bisa menjadi bagian tak terpisahkan dari lingkungan kota."Di Bogota membangun busway tidak sekedar membangun saja, tapi juga sekaligus menata kota. Busway disana hanya sebagai salah satu alat untuk membuat kota menjadi lebih harmonis karena orang didorong untuk lebih banyak berinteraksi," pungkasnya. (nvt/)


Berita Terkait