Belerang Menyengat, Ratusan Orang Turuni Bromo

Belerang Menyengat, Ratusan Orang Turuni Bromo

- detikNews
Kamis, 07 Sep 2006 00:14 WIB
Malang - Langit di atas Gunung Bromo tampak cerah. Namun suhu sekitar 10 derajat celsius menimbulkan kabut malam yang cukup pekat. Tiba-tiba bau belerang menyengat kuat.Bau belerang itu membuat mata pedih dan tenggorokan perih. Ratusan orang yang ingin menyaksikan ritual kasodo pun berbondong-bondong menuruni gunung, menuju desa terdekat.Jalan selebar 3 meter menuju Desa Ngadisari dan Sukopuro yang jaraknya sekitar 13 km pun macet. Motor dan mobil saling membunyikan klakson memecah keheningan dini hari Gunung Bromo, Jaea Timur, Kamis (7/9/2006).Sebelumnya, ratusan warga ini nongkrong di depan Kantor Balai Taman Nasional Wilayah I Konservasi Bromo di Desa Cemoro Lawang.Masyarakat diminta waspada. Mereka tidak dibolehkan naik ke puncak Bromo, bahkan dalam radius 1 km dari puncak, mengingat status siaga yang telah dilekatkan ke gunung tersebut."Tapi ada pengecualian untuk warga Suku Tengger yang mau ritual dengan labuhan di bibir kawah Bromo," ujar petugas Balai Taman Nasional yang enggan disebutkan namanya.Dalam upacara itu, warga akan membuang hasil cocok tanaman seperti kentang dan sayuran. Ayam hidup dan uang receh juga akan dibuang dalam kawah. Bila acara telah selesai, mereka diminta segera turun gunung."Sebab bau belerang ini lebih tajam dari yang kemarin-kemarin, takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan," imbuh petugas itu. (nvt/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads