Batal Datang, SBY Tetap Didemo di Yogya
Rabu, 06 Sep 2006 21:58 WIB
Sleman - Meski Presiden SBY batal menghadiri workshop Volcano International Gathering (VIG) 2006, ratusan mahasiswa di Yogyakarta tetap menggelar demo menyuarakan keprihatinan 2 tahun pemerintahan SBY-Kalla.Aksi digelar di depan pintu gerbang kampus Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran di Jl Ringroad Utara, Condongcatur, Depok, Sleman, Rabu (6/9/2006).Sebelum menggelar orasi, mahasiswa dari berbagai elemen yang tergabung Komite Rakyat Bersatu (KRB) berkumpul di kampus Amikom yang berlokasi di seberang kampus UPN.Di auditorium UPN, rencananya Presiden SBY bersama Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro akan membuka workshop dan pertemuan internasional para ahli vulkanologi. Ternyata presiden tidak hadir, sehingga acara hanya dibuka Menteri ESDM.Para demonstran meminta Menteri ESDM agar menemui mereka. Sekitar dua pleton anggota Polres Sleman menjaga ketat pintu gerbang kampus.Pihak panitia sudah memberikan informasi pada mahasiswa bila presiden tidak jadi datang. Namun para demonstran ngotot masuk ke tempat acara pembukaan.Aparat dan panitia pun berkeras tidak mengizinkan mahasiswa tersebut masuk. Beberapa kali negosiasi dilakukan oleh wakil mahasiswa dengan salah satu panitia, tapi tidak didapat kata sepakat.Akhirnya, panitia menawarkan diri untuk mengantarkan surat pernyataan mahasiswa kepada Menteri ESDM. Namun mahasiswa ingin bertemu dan menyerahkan langsung surat pernyataannya.Tidak lama setelah massa KRB menggelar aksi, sekitar 30-an orang dari Aliansi Mahasiswa Fisip dan Ekonomi UPN juga menggelar aksi. Karena tidak diperbolehkan memasuki halaman kampus, 2 kelompok itu hanya berorasi di depan pintu gerbang.Dalam aksi itu, mahasiwa menuntut adanya pendidikan murah untuk rakyat, dinaikkannya upah buruh, dibubarkannya lembaga donor internasional seperti Bank Dunia dan IMF, serta dihapuskannya hutang luar negeri.Mereka juga menyatakan menolak rencana impor beras, penggusuran tanah, serta segera dilakukan reformasi agraria.
(nvt/)











































