Ratusan Warga Panik Tinggalkan Kawah Gunung Bromo
Rabu, 06 Sep 2006 18:11 WIB
Malang - Ratusan warga panik dan bergegas turun meninggalkan bibir kawah Gunung Bromo, menyusul adanya pengumuman yang disampaikan petugas bahwa status Gunung Bromo naik menjadi siaga. Warga yang berada di bibir kawah diminta segera turun menjauhi kawah.Pengumuman disampaikan petugas Balai taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru melalui pengeras suara pada pukul 17.30 WIB, Rabu (6/9/2006). Petugas meminta kepada warga untuk segera turun menjauh dari kawasan puncak minimal 1 km.Tampaknya pengumuman ini membuat warga was-was dan mereka segera turun. Petugas mneyarankan warga agar turun menjauhi kawah gunung dan tidak panik. Mendengar seruan petugas, ratusan warga berebutan untuk turun. Meski sudah berkali-kali diperingatkan oleh petugas agar warga yang memadati kawah Gunung Bromo untuk mengikuti Upacara Kasada segera meninggalkan bibir kawah, banyak juga warga yang tidak menggubrisnya. Sejumlah warga tetap berada di kawah, bahkan masih ada warga yang berada di bibir kawah bagian dalam.Warga suku Tengger sebelumnya berada di bibir kawah bagian dalam Gunung Bromo. Mereka sengaja menunggu masyarakat yang membuang sedekah ke kawah. Pada saat Festival Kasada, ratusan warga menggelar Labuan, baik berupa uang, buah-buahan, sayuran hingga ternak seperti ayam. Mereka percaya, dengan membuang sedekah ke kawah, rejeki akan lebih lancar lagi.Banyaknya warga yang membuang sedekah atau labuhan ke kawah, dimanfaatkan warga dengan mengambil berbagai sedekah tersebeut. Mereka menunggu di pinggir kawah bagian dalam, dekat dengan pusat kawah.
(jon/)











































