Hamid Lemparkan Pembebasan Tommy ke Depkumham DKI

Hamid Lemparkan Pembebasan Tommy ke Depkumham DKI

- detikNews
Rabu, 06 Sep 2006 17:33 WIB
Yogyakarta - Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto akan menjalani program asimiliasi. Meski masih misteri, disebut-sebut Tommy akan bebas bersyarat pada September 2006 ini. Dicecar dengan pertanyaan ini, Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Hamid Awaludin malah melemparkan masalah itu ke Depkumham DKI Jakarta. "Soal Tommy sudah berkali-kali saya katakan itu ditangani oleh Kanwil Depkumham DKI," kata Hamid menjawab pertanyaan wartawan seusai acara dialog "Kilas Balik 6 Tahun Komisi Hukum Nasional" di Hotel Inna Natour Garuda di jalan Malioboro, Yogyakarta, Rabu (6/9/2006).Entah mengapa Hamid tidak pernah bersedia mengomentari secara terbka soal pembebasan Tommy Soeharto. Padahal, sebagai bos Depkumham, tentu Hamid mengetahui masalah ini. Hingga kini, Tommy yang menjadi terpidana kamus pembunuhan hakim agung Syafiuddin Kartasasmita ini masih mendekam di LP Narkotika Cipinang, Jakarta Timur. Menurut Hamid, mekanis soal pemberian remisi, asimilasi ataupun pembebasan bersyarat berada di tangan Kanwil Depkumham DKI. Masalah itu tidak sampai ke tangan menteri. "Jadi, jangan sampai nanti salah kutip lagi seperti di sejumlah media beberapa waktu lalu dan mekanismenya sudah baku, kebijakannya di tangan Kanwil DKI, siapa pun, mekanisme memang baku," kata Hamid mengingatkan wartawan yang menanyakan soal asimilasi Tommy itu.Dia mengatakan pihaknya juga menolak bila dikatakan lari dari tanggung jawab. Sebab dalam masalah remisi, asimilasi maupun pembebasan bersyarat itu tidak sampai ke menteri, tapi kebijakannya di tangan kanwil. "Jangan sampai saya dikatakan lari dari tanggung jawab," tegas Hamid. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads